---Di mana pun adalah ruang kelas---

Jumat, 25 Mei 2018

Empat Tipe Mahasiswa Datang ke Kampus

Oleh: M. Q. Aynan
Tulisan ini hanya sebuah syarah dari kiriman yang saya pernah bagikan di Facebook. Kiriman itu berasal dari halaman Contento Days pada tanggal 6 April 2018 dan Sadcasm pada tanggal 22 Mei 2018. Isinya adalah bahwa ada empat tipe mahasiswa datang ke kampus, khususnya ke ruang kelas. Pertama, Mahasiswa Anak-anak. Kedua, Mahasiswa Pria Dewasa. Ketiga, Mahasiswa Legendaris. Keempat, Mahasiswa Amat Legendaris.

Pertama, Mahasiswa Anak-anak. Disebut anak-anak karena tipe ini datang ke kampus tidak lain semata-mata untuk belajar. Tipe ini merasa ingin membuat orang tua senang dan bangga dengan melihat anaknya kuliah. Tipe ini merasa apapun mata kuliahnya, sulit atau gampang; siapapun dosennya, killer atau tidak; bagaimanapun kondisi kelasnya, hidup atau sunyi; ia akan tetap datang ke kampus. Seperti anak-anak, tipe ini tidak punya kepentingan lain. Karenanya, kehidupan kampus tipe ini datar-datar saja, polos-polos saja.

Kedua, Mahasiswa Pria Dewasa. Tipe ini datang ke kampus untuk bertemu pujaan hatinya. Bisa saja ia dengan si pujaan hati tidak memiliki hubungan apa-apa, namun untuk melihatnya perlu datang ke kampus. Kemungkinan yang lainnya antara keduanya memiliki hubungan istimewa entah bertemu di kampus atau sudah bersama sejak sekolah menengah. Bisa juga kebetulan pujaan hatinya dosen pengampu mata kuliah. Tipe ini merasa semangat untuk datang ke kampus jika ada si dia. Jika dia tidak ada, semangatnya akan berkurang. 

Ketiga, Mahasiswa Legendaris. Tipe ini menurut saya punya kehebatan sendiri. Tipe ini datang ke kampus/kelas hanya untuk tidur alias pindah kamar. Mungkin tipe ini lebih suka begadang hingga pagi entah ngobrol bersama dengan teman-temannya atau menonton pertandingan sepakbola sehingga mengantuk dan tidur dalam kelas. Kemungkinan lainnya bukannya belum tidur sama sekali melainkan tidur namun masih merasa kurang. Intinya, ruang kelas adalah kamar tidur kedua atau ruang kelas adalah tempat tidur terbaik.

Keempat, Mahasiswa Amat Legendaris. Tipe ini datang ke kampus hanya karena kehadiran atau tanda tangan saja. Hampir di semua kampus salah satu syarat untuk mengikuti ujian adalah kehadiran minimal tujuh puluh lima persen. Mungkin karena tipe ini menganggap bahwa belajar tidak hanya di dalam kampus melainkan juga di luar kampus, bahkan menganggap belajar lebih banyak di luar kampus. Kuliah bagi tipe ini hanya sebuah formalitas. Kemungkinan yang lainnya adalah disebabkan tidak punya kegiatan lain. Menurut tipe ini, perbedaan belajar antara dalam kampus dan luar kampus terletak di ijazah. Meskipun begitu , ia tetap mendengarkan penjelasan dosen, aktif di kelas, mengerjakan tugas, hanya saja bukan itu tujuan utamanya.

Tipologi di atas tentu bukan tipologi yang mutlak. Berdasarkan tipologi di atas, pembaca masuk yang mana, salah satunya, atau malah keempat-empat nya?

2 komentar: