---Di mana pun adalah ruang kelas---

Kamis, 03 Mei 2018

Spirit Quranik Dalam Bhinneka Tunggal Ika



M. Q. Aynan

Indonesia adalah salah satu negara yang dilintasi Garis Khatulistiwa. Oleh karena itu, Indonesia dijuluki sebagai Zamrud Khatulistiwa. Indonesia adalah negeri yang kaya akan sumber daya alam maupun budayanya. Indonesia terkenal sebagai Negara yang heterogen dan majemuk. Indonesia mempunyai semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
lstilah tersebut berasal dari kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Awalnya semboyan itu menunjukkan toleransi antar umat beragama khususnya Hindu dan Budha. Namun semenjak dijadikan semboyan atas usulan Presiden Soekarno maka menjadi lebih luas. Semboyan itu ditetapkan Peraturan Pemerintah nomor 66 tahun 1951, pada tanggal17 Oktober diundangkan pada tanggal 28 Oktober 1951.
Diterjemahkan per kata, kata bhinneka berarti beraneka ragam atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti macam dan menjadi pembentuk kata aneka dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti satu. Kata ika berarti itu. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika berarti Beraneka Satu Itu, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan.
Kebhinekaan seharusnya bukan penyebab permusuhan tapi untuk menuju persatuan. Dalam Qs. Al-Hujurat ayat 13 disebutkan:
"Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan serta menjadikan kamu berbangsa-bangsa juga bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah yang paling bertakwa"
Sebagian teks hilang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar