---Di mana pun adalah ruang kelas---

Rabu, 20 September 2023

,



Berdasarkan webtoon dengan judul yang sama oleh Kang Full, "Moving" adalah sebuah K-drama fantasi aksi yang menghibur di Disney+, yang berlatar dunia di mana manusia super dengan kekuatan istimewa hidup tersembunyi di tengah masyarakat. Alih-alih menjadi superhero publik, sebagian besar dari mereka dibesarkan dan dilatih oleh berbagai agensi pemerintah di seluruh dunia sebagai agen operasi rahasia. Seri ini mengikuti perjuangan sejumlah agen pensiunan setelah mereka menetap untuk menjalani kehidupan normal di Seoul, beserta anak-anak remaja yang tidak menyadari bahwa mereka mewarisi kemampuan istimewa dari orang tua mereka.


Meskipun ceritanya tampak seperti bertema mata-mata, misi berbahaya, dan kekuatan super manusia yang tersembunyi menjadi latar belakang "Moving," nilai-nilai seperti humanisme, keluarga, dan lainnya, yang membuat saya begitu tertarik dan antusias terhadap K-drama ini.


Serial drama ini menghasilkan karya yang fantastis dalam mengungkapkan motivasi, latar belakang, kepribadian, dan trauma setiap karakter utama secara perlahan. Setiap karakter utama terasa riil dan bisa dihubungkan dengan cara yang berbeda. Kekurangan besar dalam sebagian besar drama keluarga adalah bahwa narasinya cenderung memihak salah satu pihak, baik itu orang tua yang tampak kuno dan tidak masuk akal atau anak-anak yang tampak ceroboh dan naif. Akan tetapi, tidak dengan drama ini.


Sebagai contoh, Zo Insung, salah satu anggota pemeran utama "Moving," berperan sebagai Kim Doosik, agen elit terbaik, seorang agen NIS veteran dengan kemampuan terbang. Meskipun sifat pekerjaannya yang gelap dan dingin, Doosik, yang karakternya akan lebih terungkap dalam episode-episode berikutnya, pada dasarnya memiliki "hati untuk orang lain." Meskipun Doosik adalah agen elit dengan kemampuan terbang, aspek lain yang menarik adalah karakternya yang digambarkan sebagai "humanis, sisi emosionalnya adalah kekuatannya yang paling tersembunyi." Meskipun pekerjaan yang dilakukan Doosik "mengerikan," ia memiliki "keinginan untuk menyelamatkan setidaknya satu orang," yang tentu saja juga terkait dengan "sifat dan ideologi pekerjaannya."


Seri ini memiliki pendekatan unik dalam genre pahlawan super. "Moving," meskipun tentang manusia super berkekuatan, bertujuan untuk menjelajahi lapisan lebih dalam tentang kemanusiaan dan hubungan antar manusia. Aspek tersebut membuat acara ini sangat segar karena dalam sebagian besar genre pahlawan super, kita melihat karakter-karakter ini (sudah) memiliki kekuatan yang sangat terampil. Namun, dalam drama ini, beberapa karakter adalah pelajar, sehingga tidak hanya kekuatan super karakter tumbuh dan diasah, tetapi mereka sebagai manusia juga tumbuh. Dalam konteks drama ini, "moving" menggambarkan bahwa para karakter menghargai kehidupan manusia dan bersedia mengorbankan diri untuk menyelamatkan orang lain.


Serial drama ini mengeksplorasi tema keluarga dan hubungan. Keinginan karakter utama untuk menyelamatkan orang lain sebagian besar dipicu oleh cinta mereka terhadap keluarga mereka. Penulisnya, Kang Full, mengatakan bahwa ia ingin menjelajahi kisah tentang keluarga dan meyakini bahwa manusia pada dasarnya baik.


Jadi, seri K-drama "Moving" menjelajahi beberapa aspek yang menurut saya menjadikannya K-drama terbaik tahun ini. Aspek tersebut adalah: karakter dengan kekuatan super; karakter utama yang humanis; motivasi dari keluarga; keyakinan akan baiknya sifat bawaan manusia.


Serial drama ini menampilkan karakter-karakter dengan kemampuan istimewa, tetapi mereka masih digambarkan sebagai orang biasa yang menempuh pendidikan. Ini menunjukkan bahwa drama ini menghargai gagasan tentang normalitas dan pentingnya keluarga dan hubungan dalam kehidupan sehari-hari.


Karakter utama menghargai kehidupan manusia dan bersedia mengorbankan diri untuk menyelamatkan orang lain. Ini menunjukkan bahwa drama ini menghargai gagasan tentang ketulusan dan pentingnya membantu orang lain.


Keinginan karakter untuk menyelamatkan orang lain sebagian besar dipicu oleh cinta mereka terhadap keluarga mereka. Ini menunjukkan bahwa drama ini menghargai gagasan tentang keluarga dan pentingnya hubungan keluarga.


Penulisnya, Kang Full, telah mengungkapkan keyakinannya akan kebaikan bawaan manusia dan ingin menjelajahi kisah tentang keluarga. Ini menunjukkan bahwa acara ini menghargai gagasan tentang positivitas dan pentingnya nilai-nilai keluarga.


Secara keseluruhan, ulasan tentang "Moving" positif, dengan banyak kritikus yang memuji pendekatan unik acara ini, alur cerita yang seru, fokus pada hubungan manusia, dan karakter yang baik. Serial drama ini sangat direkomendasikan untuk penggemar K-drama dan cerita pahlawan super, dan bisa dibilang, epik dan layak ditonton.

Senin, 11 September 2023

,

 Perguruan tinggi adalah tempat penting dalam membentuk generasi muda menjadi anggota masyarakat yang tanggap, kritis, dan aktif. Namun, seringkali dalam upaya ini, sebagian orang terjebak dalam doktrin "trifungsi mahasiswa" yang bagi saya tidak lebih dari sekedar omong kosong.


Saya tidak sejalan dengan aktivitas dan perilaku politik (sebagian) mahasiswa yang berlebihan, yang justru tidak membangkitkan kekuatan penalaran individu. Terlalu sering, aktivitas dan perilaku politik mahasiswa terfokus pada berbicara dan mempropagandakan pandangan tanpa disertai analisis mendalam. 


Mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas politik berlebihan mungkin cenderung mengikuti arus dan mendukung gagasan tanpa benar-benar mempertimbangkan implikasi dan dasar dari pandangan tersebut. Terlalu banyak waktu dan energi yang dihabiskan untuk aktivitas politik yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian dari urusan lain. 


Mahasiswa mungkin menjadi terlalu terlibat dalam politik sehingga mengorbankan waktu yang seharusnya digunakan untuk pembelajaran dan pengembangan diri yang lain. Sebagian, atau mungkin malah banyak, mahasiswa ketika sudah lulus, kompetensi yang berkaitan dengan program studinya sendiri, tanggung. Belum lagi misalnya, mereka tidak atau belum memiliki keterampilan khusus yang sifatnya teknis, seperti mengoperasikan Microsoft Office, Desain Grafis, Editing Video, dan lainnya.


Doktrin "trifungsi mahasiswa," yang menggambarkan mahasiswa sebagai "agent of change," "agent of analysis," dan "agent of social control," sering kali terdengar megah namun seringkali kosong. Penerimaan mahasiswa baru seringkali didoktrin dengan kata-kata ini tanpa menggali maknanya yang sebenarnya. Saya merasa skeptis terhadap aplikasinya yang terlalu berlebihan tanpa bukti konkret.


Salah satu kelemahan utama dari konsep "trifungsi mahasiswa" adalah ketidakjelasan dalam mendefinisikannya secara konkret. Ketika mahasiswa diharapkan menjadi "agent of change," apa yang sebenarnya diharapkan dari mereka? Perubahan seperti apa sebetulnya yang dikehendaki? Siapa saja yang akan terlibat dalam perubahan tersebut? Berapa lama perubahan tersebut akan berlangsung? Seberapa luas cakupannya? Serta masih terdapat pertanyaan-pertanyaan lainnya.


Istilah "agent of social control" juga dapat menimbulkan pertanyaan tentang pengendalian dan pengawasan oleh mahasiswa. Siapa yang masyarakat yang mau dikontrol? Civitas akademika? Atau masyarakat yang tinggal di sekitar kampus? Intinya, doktrin seperti ini terlalu ambisius. Too good to be true. Beberapa perubahan sosial yang kompleks memerlukan pengetahuan, sumber daya, dan dukungan yang mungkin tidak selalu tersedia kepada mahasiswa.


Saya percaya bahwa fungsi atau peran mahasiswa dalam perguruan tinggi dan masyarakat, berbeda dengan doktrin trifungsi tersebut. Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan kepribadian yang sehat, termasuk etika, empati, dan rasa tanggung jawab sosial. Mereka juga harus berperan dalam berpikir analitis dan sintetis, melampaui retorika politik yang sering mengaburkan pemikiran kritis.


Dalam pandangan saya, mahasiswa adalah pribadi penganalisis (person of analysis) yang mampu mengeksplorasi permasalahan dengan kritis dan rasional. Mereka juga harus menjadi pribadi rapat umum (person of public meeting), aktif dalam forum yang membahas nasib publik. Ini bisa mencakup rapat terbuka untuk publik atau bahkan diskusi akademis yang konstruktif.


Menurut saya, istilah person of analysis lebih tepat daripada agent of analysis. "Person of analysis" lebih menekankan pada peran mahasiswa sebagai individu yang aktif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, terlepas dari apakah ia berada di dalam struktur (sosial/organisasi) tertentu atau tidak, sementara "agent of analysis" menyoroti lebih pada entitas eksternal yaitu struktur (sosial/organisasi) tertentu. "Agent" dapat memiliki konotasi relasi dengan eksternal dirinya atau intervensi, seperti bekerja atau melayani entitas tertentu, yang tidak selalu sesuai dengan peran mahasiswa dalam pengembangan pribadi mereka sendiri.


Untuk "person of public meeting", mahasiswa yang menjadi "pribadi rapat umum" diharapkan untuk aktif dalam forum diskusi dan dialog yang terbuka. Ini menciptakan pengertian yang jelas tentang peran mereka dalam berpartisipasi dalam perdebatan dan diskusi yang mempengaruhi masyarakat, baik dalam diskusi akademik, membahas diskursus tertentu, maupun dalam rapat koordinasi. Mahasiswa yang aktif dalam rapat terbuka atau forum diskusi lebih mungkin untuk melihat dampak langsung dari partisipasi mereka dalam pembahasan masalah sosial, politik, atau akademik. Ini memberikan pengalaman praktis dalam berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dan perdebatan.


Fungsi atau peran mahasiswa dalam perguruan tinggi harus dilihat sebagai pengembangan individu yang mampu berpikir analitis, mendorong demokrasi yang sehat, dan melestarikan nilai-nilai budaya. Kita perlu memandang mereka sebagai calon pemimpin masa depan yang tanggap terhadap perubahan dan memiliki keterampilan analisis yang kuat. Itu adalah visi yang lebih kaya dan relevan dalam membentuk masyarakat yang lebih baik.


Tulisan ini adalah refleksi pribadi dan tidak dimaksudkan untuk menggugurkan pandangan lain tentang fungsi atau peran mahasiswa. Namun, kita harus selalu bertanya, apakah doktrin yang memapar dalam pendidikan tinggi benar-benar merupakan gambaran jelas atau sekedar jargon.