---Di mana pun adalah ruang kelas---

Senin, 21 Mei 2018

Bangkit dan Lawan


Oleh:Dasuki, Af
🔥Tidak ada acara yang istimewa dalam peringatan 20 Mei sebagai hari kebangkitan Nasional selain ucapan-ucapan selamat yg berbeda dengan hari-hari Nasional lainnya. Tanggal 20 Mei 1908 menjadi hari penting dalam sejarah panjang bangsa Indonesia. Pada tanggal itu, organisasi pemuda Boedi Oetomo didirikan oleh para pelajar di sekolah kedokteran STOVIA di Batavia yang kini dikenal dengan nama Jakarta. Meski awalnya hanya organisasi di bidang pendidikan dan kebudayaan, serta pergerakannya sebatas di Jawa dan Madura, namun Boedi Oetomo didirikan karena adanya kesadaran akan pentingnya persatuan oleh generasi muda yang terdidik dan tercerahkan untuk bangkit melawan kolonialisme. 
🔥saat ini Gelora kebangkitan setidaknya harus ditanamkan pada generasi muda, terutama pada generasi yg hidup di era mellinial.Tantangan mereka jauh lebih berat dibandingkan dengan Boedi oetomo saat itu, Generasi muda Indonesia berhadapan dengan Neokolonialism, Narkoba, Korupsi, kebodohan, kemiskinan, Radikalisme dan Terorisme.Mereka ada yg mampu bertahan, terinfeksi bahkan terbunuh baik jiwa dan Raganya. 
🔥Neokolonialisme berhasil masuk pada pagar-pagar Budaya,pendidikan dan struktur sosial yg ada,sehingga budaya lokal Nusantara sebagai warisan dari leluhur, lambat laun mulai terkikis habis dengan budaya yg mereka sebut modern dan dengan ideologi yg disebut transnasional.Virus-virus kolonialism dan transnasionalism yg dicangkokkan baik lewat Budaya, lembaga pendidikan, media sosial dan medium lainnya telah meruntuhkan bangunan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa sebagaimana bangsa Timur lainnya. Anehnya mereka bukan orang yg tidak berpendidikan tinggi seperti para koruptor, penikmat Narkoba dan para teroris.mereka pada umumnya berpendidikan tinggi, namun masih kalah dengan ranjau-ranjau ideologis yg ditanamkan pada seluruh lapisan kehidupan. 
🔥Bangsa besar ini harus Bangkit melawan. Melawan segenap upaya-upaya pembodohan yg bertujuan untuk merebut kendali bangsa dan negara. Indonesia menjadi Incaran banyak Bangsa karena kekayaan alamnya. Karena itu salah satu yg dianggap strategis untuk melululantahkan benteng pertahanan Bangsa adalah para kaula muda. Mereka diracun oleh sains dan teknologi yg membabi buta, diracun narkoba dan diracun oleh ideologi transnasional sehingga banyak dari mereka lupa diri dengan jati diri Bangsanya. Momentum 20 Mei sebagai bahan refleksi Bangsa Indonesia untuk bangkit melawan dari segala bentuk  penjajahan. Bukan karena bisa makan minum, bisa sekolah, ibadah,naik motor dan main android serta aktivitas lainnya,dianggap tidak ada penjajahan. Penjajahan Gaya baru dunia global dengan menghisap sekaligus mengeksploitasi seluruh tatanan kehidupan melalui saluran-saluran yg dibuatnya,hanya saja banyak orang yg sudah lupa diri dengan penjajahan global tersebut karena dianggap tidak berdarah darah-darah. Refleksi, 20/5/2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar