---Di mana pun adalah ruang kelas---

Senin, 28 Mei 2018

,

Oleh: M. Q. Aynan

Sekarang sedang ramai-ramainya perbincangan tentang Bumi Manusia yang akan difilmkan. Saya jadi tergoda untuk menuliskannya. Saya hanya mau berbagi pengalaman di sini.

Jumat, 25 Mei 2018

,
Oleh: M. Q. Aynan
Tulisan ini hanya sebuah syarah dari kiriman yang saya pernah bagikan di Facebook. Kiriman itu berasal dari halaman Contento Days pada tanggal 6 April 2018 dan Sadcasm pada tanggal 22 Mei 2018. Isinya adalah bahwa ada empat tipe mahasiswa datang ke kampus, khususnya ke ruang kelas. Pertama, Mahasiswa Anak-anak. Kedua, Mahasiswa Pria Dewasa. Ketiga, Mahasiswa Legendaris. Keempat, Mahasiswa Amat Legendaris.
,

Oleh:Dasuki, Af
🌾Aku adalah istilah yg menggambarkan konsep Subjek berkesadaran dalam konteks kehidupan manusia yang telah menjadi perdebatan panjang para Filosof. Aku dibahas secara jeli Oleh Rene Descartes dalam cogito ergo sum, Sigmund Freud dalam PSIKOANALISNYA (EGO, Super EGO, ID), Jean Paul Sartre dalam eksistensialismenya, Roland Barthes dalam the Death of Author, Nietzche dalam the Will to power, Derrida dalam dekonstruksinya dan Michel Foucault dalam archaeology of knowledgenya. Serta pemikir-pemikir lain yang konsen mengeksplorasi aku. Betapa aku telah menjadi primadona  dalam bangunan analisis para pemikir Barat modern tersebut. Di dunia Islam Aku juga dibahas secara kritis oleh Ibnu Arabi, Al-Ghazali, dan  dipraktikkan langsung oleh Al-Junaid Al-Baghdadi, syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Robi'ah Al-Adawiyah, Abu Yazid Al-Bustami dan Alhallaj. Di tanah air ada syekh siti jenar, Nuruddin Arraniri dan hamzah Fansuri serta banyak pelaku AKU yang lain. 

Kamis, 24 Mei 2018

,
Oleh: M. Q. Aynan

      Rambut panjang adalah simbol intelektualitas, bagaimana bisa? Siapapun boleh tidak sepakat. Akan tetapi, izinkan saya bertutur. Saya tidak sedang ingin mengampanyekan rambut panjang. Rambut panjang atau pendek itu soal pilihan. Namun, dari orang-orang yang saya kenal sejak dulu hingga sekarang, paling tidak rambut panjang adalah semacam eksperimen pada dirinya sendiri. Apa yang akan terjadi setelah rambutnya panjang. Kira-kira begitu.
,


Beberapa hari lalu ada pesan masuk ke nomor saya. Inti dari pesan itu adalah, saya diminta untuk menyampaikan mengenai teori kritis (atau lebih tepatnya filsafat kritis) dalam acara teman-teman mahasiswa fakultas Ushuluddin IAIN Jember. Terus terang saya bertanya-tanya apakah panitia tidak salah alamat. Lalu dalam pesan selanjutnya panitia meminta saya untuk menyampaikan hal itu karena saya ditunjuk seseorang, dimana yang menunjuk saya ini menganggap saya mengerti dan paham hal ihwal persoalan tersebut. Reaksi saya adalah; waduh apakah saya bisa?. Tetapi karena ini amanah, maka sedapat mungkin saya tunaikan kepercayaan tersebut sebaik-baiknya. Dan yang pertama kali saya lakukan setelah meminta kisi-kisi materi dari panitia adalah segera membongkar lemari buku, membaca lagi bermacam bahan bacaan yang ada dalam komputer saya. Tak lupa sebagai bagian dari zaman now, internet juga saya ubek-ubek untuk mengumpulkan lagi remah-remah pengetahuan saya yang sudah hilang mengenai teori kritis.

Senin, 21 Mei 2018

,

Oleh:Dasuki, Af
🔥Tidak ada acara yang istimewa dalam peringatan 20 Mei sebagai hari kebangkitan Nasional selain ucapan-ucapan selamat yg berbeda dengan hari-hari Nasional lainnya. Tanggal 20 Mei 1908 menjadi hari penting dalam sejarah panjang bangsa Indonesia. Pada tanggal itu, organisasi pemuda Boedi Oetomo didirikan oleh para pelajar di sekolah kedokteran STOVIA di Batavia yang kini dikenal dengan nama Jakarta. Meski awalnya hanya organisasi di bidang pendidikan dan kebudayaan, serta pergerakannya sebatas di Jawa dan Madura, namun Boedi Oetomo didirikan karena adanya kesadaran akan pentingnya persatuan oleh generasi muda yang terdidik dan tercerahkan untuk bangkit melawan kolonialisme. 
🔥saat ini Gelora kebangkitan setidaknya harus ditanamkan pada generasi muda, terutama pada generasi yg hidup di era mellinial.Tantangan mereka jauh lebih berat dibandingkan dengan Boedi oetomo saat itu, Generasi muda Indonesia berhadapan dengan Neokolonialism, Narkoba, Korupsi, kebodohan, kemiskinan, Radikalisme dan Terorisme.Mereka ada yg mampu bertahan, terinfeksi bahkan terbunuh baik jiwa dan Raganya. 
🔥Neokolonialisme berhasil masuk pada pagar-pagar Budaya,pendidikan dan struktur sosial yg ada,sehingga budaya lokal Nusantara sebagai warisan dari leluhur, lambat laun mulai terkikis habis dengan budaya yg mereka sebut modern dan dengan ideologi yg disebut transnasional.Virus-virus kolonialism dan transnasionalism yg dicangkokkan baik lewat Budaya, lembaga pendidikan, media sosial dan medium lainnya telah meruntuhkan bangunan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa sebagaimana bangsa Timur lainnya. Anehnya mereka bukan orang yg tidak berpendidikan tinggi seperti para koruptor, penikmat Narkoba dan para teroris.mereka pada umumnya berpendidikan tinggi, namun masih kalah dengan ranjau-ranjau ideologis yg ditanamkan pada seluruh lapisan kehidupan. 
🔥Bangsa besar ini harus Bangkit melawan. Melawan segenap upaya-upaya pembodohan yg bertujuan untuk merebut kendali bangsa dan negara. Indonesia menjadi Incaran banyak Bangsa karena kekayaan alamnya. Karena itu salah satu yg dianggap strategis untuk melululantahkan benteng pertahanan Bangsa adalah para kaula muda. Mereka diracun oleh sains dan teknologi yg membabi buta, diracun narkoba dan diracun oleh ideologi transnasional sehingga banyak dari mereka lupa diri dengan jati diri Bangsanya. Momentum 20 Mei sebagai bahan refleksi Bangsa Indonesia untuk bangkit melawan dari segala bentuk  penjajahan. Bukan karena bisa makan minum, bisa sekolah, ibadah,naik motor dan main android serta aktivitas lainnya,dianggap tidak ada penjajahan. Penjajahan Gaya baru dunia global dengan menghisap sekaligus mengeksploitasi seluruh tatanan kehidupan melalui saluran-saluran yg dibuatnya,hanya saja banyak orang yg sudah lupa diri dengan penjajahan global tersebut karena dianggap tidak berdarah darah-darah. Refleksi, 20/5/2018
,

Oleh : M. Q. Aynan

      Sebelum peradaban modern ada, telah banyak peradaban yang ada di bumi.  Peradaban itu identik dengan keanekaragaman sistem kepercayaan dan kemajuan bidang kehidupan misalnya intelektual, militer, sastra, dll. Yang bisa dilacak misalnya, antara lain Mesir, Babilonia, dan Mesopotamia.

      Peradaban-peradaban tersebut selain bisa dijumpai dalam buku sejarah modern, kita juga bisa menemukan di teks kitab suci. Salah satu kandungan dalam Alquran adalah kisah, baik kisah masa lampau, saat itu, maupun masa sesudah Alquran diturunkan. 

Minggu, 20 Mei 2018

,

M. Q. Aynan

      Libur semester genap sudah hampir tiba. Itu adalah pertanda sudah empat bulan atau hari-hari aktif kuliah akan berakhir. Hal itu juga menjadi pertanda akan ada mahasiswa baru. Tentu, mahasiswa lama akan mempunyai adik tingkat yang siap menjadi penerus pengabdian. Pengurus lama juga akan diganti oleh pengurus yang baru. Tantangan regenerasi dan kaderisasi menunggu untuk dihadapi. 

Sabtu, 19 Mei 2018

,
Oleh: M. Q. Aynan

      Pada tahun 1960-an di belahan bumi yang lain, muncul band yang di kemudian hari punya pengaruh yang besar di dunia musik, The Beatles. The Beatles viral di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Saat itu Indonesia dipimpin oleh Presiden Sukarno. Bagi Sukarno, musik The Beatles adalah musik ngak ngik ngok. 
,


M. Q. Aynan

Mengutip tulisan yang dirilis Time.com, Merril Fabry mencoba menyingkap alasan rambut yang dapat merepresentasikan gender dan nilai. Mundur jauh ke belakang ke era Yunani dan Roma Kuno, berdasarkan penuturan arkeolog Elizabeth Bartman, sekalipun dengan munculnya tren filsuf Yunani berjanggut tebal dan berambut panjang, di zaman tersebut wanita memiliki rambut yang lebih panjang dibandingkan pria. Sementara itu di Roma, para wanita memelihara panjang rambutnya dan para pria terlalu takut apabila rambutnya dicemooh seperti banci.
,

Oleh: M. Q. Aynan

      Pelaku pengeboman di Surabaya membuktikan bahwa mereka memiliki keterampilan kontra intelijen yang sangat kuat. Demikian disampaikan Prof Ach Muzakki, yang juga Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN-SA) Surabaya. Menurut Prof Zaki, pola mereka bisa dilihat dan dibuktikan dengan pelaku yang tidak diprediksi aparat. Dulu, pelakunya laki-laki dewasa. Begitu aparat menyasar mereka, maka sekarang ini pelaku merupakan perempuan dewasa dan anak-anak. 
,

Oleh :Dasuki, Af
🔥Buah radikalisme telah dirasakan bersama dengan aksi-aksi teror belakangan ini. Teror sudah menjadi paham perlawanan terhadap Negara dengan segala simbol-simbolnya. Penggunaan doktrin agama di vis aviskan dengan Negara yg menganggap negara dengan ideologinya sebagai Negara kafir, bagi teroris memeranginya adalah jihad fisabilillah. Agama diligitimasi untuk membenarkan aksi-aksi teror, sehingga saat ini berkembang phobia pada Islam yg sebenarnya simbol-simbol yg dipakai oleh para teroris atau para radikalis tidak mewakili ruh Islam.

Kamis, 17 Mei 2018

,

oleh: Dasuki, Af (Moh. Dasuki)


      Hal yg paling mendasar dari puasa adalah menahan, menahan rasa lapar dan dahaga. Ini menurut ulama', adalah puasa yg dilaksanakan oleh level bawah atau golongan awam dari umat Islam, yg puasanya hanya untuk menjalankan kewajiban dengan menahan rasa haus dan lapar.golongan ini hanya sebatas menggugurkan kewajiban dan memburu pahala sebanyak-banyaknya. Karena bagaimanapun puasa model ini pretensinya terletak pada relasi kepatuhan agama dan pengorbanan Biologis atau basis material yg menjadi dasar kebutuhan primer manusia. Sehingga ukuran kepatutan keberagamaan seseorang hanya diukur seberapa besar dan kuat ia bertahan secara biologis. Disini sebagian golongan awam memaknai puasa sebagai perintah tuhan dengan perjuangan pada pengorbanan Raga atau material,yang memversus antara hegemoni perintah tuhan dan hegemoni material, antara takut neraka dan mendapat surga. Jika seseorang sejak dini tidak dilatih melawan kuasa material, maka besar kemungkinan ia akan selalu memandang remeh perintah-perintah tuhan yg berhubungan dengan basis material,seperti sholat  yg dianggap melelahkan, zakat mengurangi kekayaan, ngaji Alquran buang-buang waktu dan aspek-aspek material lainnya yg dianggap hilang secara matematis dalam aktivitas hidupnya.

Rabu, 16 Mei 2018

,
Oleh: M. Q. Aynan

      Berbahasa tulis seringkali membuat kepala pening. Semakin dilanjutkan, seakan-akan semakin pusing rasanya. Mengeksekusi ide ke dalam bahasa tulis bukan hal yang mudah. Tulisan buruk, berantakan, masih kental bahasa lisan, merupakan hal yang lumrah dalam menghasilkan karya tulis.

Selasa, 15 Mei 2018

,
Oleh: M. Q. Aynan

    Setiap bagian dari hidup kita memiliki warnanya sendiri. Tak terkecuali saat menjadi mahasiswa. Terdapat banyak perbedaan dengan bagian sebelumnya baik dari segi tempat, waktu, suasana, dan lingkungannya.

Kamis, 10 Mei 2018

,
    Oleh: M. Q. Aynan
    Meski sebutan "aktivis" sangat "wah" di mata masyarakat dan mahasiswa, namun tidak sedikit yang bernada sinis tatkala bicara tentang aktivis. Tentu hal ini dilatarbelakangi oleh fenomena nyata. Misalnya karena banyak dari kawan "aktivis" yang tidak lulus tepat waktu. Ada juga kejadian lainnya. Kejadiannya adalah ada orang-orang yang mengaku sebagai "aktivis" namun ia tidak percaya diri ketika berbicara di depan umum. Bahkan, menurut beberapa kesaksian ada yang pingsan ketika disuruh berbicara di depan umum. Muncullah sebuah ungkapan, " Katanya aktivis, kalau urusan demo ada di depan. Disuruh begini, pingsan."

Rabu, 09 Mei 2018

,
Oleh : M. Q. Aynan

      Saya mulai menulis tentu sejak saya TK. Setelahnya, menulis dimaksudkan untuk menjawab soal pada lembar jawaban. Di pesantren, saya mulai menulis aksara Arab pegon utawi-iki-iku. Hingga saat Aliyah pun kegiatan menulis masih minim. Terdapat kegiatan musyawarah/diskusi di daerah /asrama E, tempat saya tinggal di pesantren. Meski sebelum berargumen saya dan teman-teman saya telah melakukan perbandingan khususnya menelaah kitab kuning, menyampaikan pendapat hanya secara lisan saja, sehingga saya dan teman-teman saya sudah terlatih berbicara di depan umum.

Kamis, 03 Mei 2018

,

  Sohib adalah mahasiswa semester dua jurusan inggris. Di pagi yang agak gelap, ia terbangun dari tidurnya. la membuka smartphone-nya. Ada pesan di aplikasi chatting. Isinya bahwa beberapa nilai sudah muncul. Ketika Sohib melihat daftar nilai, ia menyoroti mata kuliah speaking. Itu disebabkan hanya pada mata kuliah speaking Sohib mendapat nilai B.
,

Di bulan-bulan ini, entah kenapa, bertebaran ungkapan Halalin Bang baik di Facebook, Instagram, Whatsapp, dan lain-lain. Itu agak mengganggu sebenarnya apalagi jika ungkapan itu ditujukan kepada saya.
,

Saya pernah tanya apa itu move on?
Pertanyaan itu bukan muncul di ruang hampa melainkan lahir dari rahim konteks historis yang cukup panjang. Saya pernah-bahkan masih berlangsung- memblokir pertemanan.
,

Seorang mahasiswa bersama pamannya melakukan perjalanan ke suatu tempat yang akan dibangun toko yang akan menjadi sumber penghasilan mereka. Di tengah perjalanan tiba-tiba si mahasiswa kebelet untuk buang air kecil. Singgahlah mereka di sebuah masjid untuk menunaikan hajat sekaligus shalat ashar.
,


Saya tidak bermaksud untuk mengeluh karena dilahirkan dari keluarga yang bukan lingkungan pesantren. Bagi masyarakat tradisional, sosok kiai dan keluarganya adalah panutan. Perkataan mereka tentu akan lebih didengar daripada perkataan orang lain karena mereka dianggap lebih 'alim daripada yang non pesantren. Masyarakat menaruh rasa takdzim yang besar pada mereka. Di pesantren-pesantren tradisional diajarkan kitab-kitab kuning dengan pengajaran ilmu alat untuk bisa menguasai kitab kuning tersebut. Kiai tentu harus kompeten dalam hal tersebut daripada yang bukan kiai. Pesantren umumnya didirikan pada abad ke 19 masehi. Sebut saja Pesantren Zainul Hasan Genggong yang didirikan pada tahun 1839. Dalam kurun abad ke 19 sampai sekarang abad ke 21 pesantren mengalami dinamika mulai dari era pra kemerdekaan hingga era reformasi. Tentu juga banyak alumni yang dihasilkan dalam kurun waktu tersebut. Para alumni tentunya punya loyalitas tinggi terhadap pesantren tempat menimba ilmu mereka sehingga pesantren mempunyai pengaruh yang besar dalam masyarakat khususnya masyarakat tradisional. Keturunan kiai juga mempunyai kesempatan yang lebih untuk menjadi the next kiai daripada yang bukan keturunan kiai.
,

Berhala tidak lagi berupa patung tapi sudah menjelma menjadi materialisme. Segala sesuatu diukur dengan materi. Pembangunan adalah tentang seberapa tinggi gedungnya. Kesejahteraan adalah seberapa mentereng mobilnya. Bahkan, keshalehan adalah seberapa banyak jumlah sedekah, berapa tempat ibadah yang sudah dibangun walaupun banyaktempat ibadah yang sepi meski tampilan yang instagramable.
,


M. Q. Aynan

Indonesia adalah salah satu negara yang dilintasi Garis Khatulistiwa. Oleh karena itu, Indonesia dijuluki sebagai Zamrud Khatulistiwa. Indonesia adalah negeri yang kaya akan sumber daya alam maupun budayanya. Indonesia terkenal sebagai Negara yang heterogen dan majemuk. Indonesia mempunyai semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
,

      Kita mungkin sudah sering mendengar ungkapan don't judge book by its cover. Kalimat itu mempunyai maksud jangan hanya menilai seseorang dari luarnya saja. Sekilas ini kalimat yang membuat kita terbuai dan sering dijadikan "senjata". Kalau kalimat itu diterjemahkan secara harfiah maka hasilnya adalah jangan menilai buku dari luarnya. Itu mungkin benar jika: Pertama, sampul buku itu tidak mencerminkan atau mewakili isi buku. Kedua, pembaca buku itu tidak bisa membaca simbol. Simbol yang dimaksud adalah gambar yang ada pada sampul buku. Kita tidak mungkin menemukan gambar wanita yang mengumbar aurat pada buku tentang pendidikan pesantren. Yang akan kita temukan adalah mungkin seperti gambar beberapa santri yang berkopyah dan membawa kitab kuning.
,
      Ayyuhal Walad-(ingatiah) Hei, Nak
      Ayyuha(iling-iling) adalah lafadz penekanan yang menunjukkan betapa besar perhatian Abu Hamid al-Ghazzali kepada para muridnya. la juga tidak lupa mendoakan mereka sebagai adab seorang guru. Selain itu, ia juga bertanya tentang pencapaian murid-murid.

Selasa, 01 Mei 2018

,

M. Q. Aynan

      Di era modern, identitas seseorang berkaitan dengan pilihan pakaian, gaya, dan citra. Namun, identitas tersebut dibatasi oleh batas gender yang membedakan apa yang seharusnya dipilih dan apa yang seharusnya ditinggalkan. Oleh karena itu, menjadi penting untuk menabrak batas yang telah dibentuk tersebut.
,

M. Q. Aynan

      Sudah hampir delapan belas purnama kita meninggalkan kelas paling timur di lantai dua. Rasanya baru kemarin karpet itu masih terasa hangat. Namun, detik juga tak lelah untuk berlari kencang. Kadang, kehangatan itu rasanya menghilang. Tetapi alhamdulillah terobati. Masih ada yang pernah berada di jurusan yang sama saat aliyah.
,

M.Q.Aynan

      Di dalam kelas para mahasiswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Ada yang punya kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Mahasiswa yang memiliki kemampuan tinggi minimal telah mampu membedakan part of speech dan peka terhadap tenses dalam grammar, tidak terlalu lama berpikir dalam speaking, dan bisa menulis paragraf yang bagus serta memilih diksi dalam writing. Dengan kemampuan itu, mereka aktif dalam perkuliahan di kelas. Di sisi lain, tidak sedikit mahasiswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata. Lalu, mereka mengeluh entah karena dosennya kurang bersahabat atau materi yang dirasa sulit. Hal itu menyebabkan jarak antara mahasiswa yang pintar dengan yang biasa-biasa saja semakin jauh. Padahal, dua pertiga mahasiswa bukan termasuk mahasiswa yang pintar. Mereka mungkin adalah mayoritas secara kuantitas tetapi minoritas secara kualitas.
,
M. Q. Aynan


      The Gondrongers group won sing a song contest on English Olympiad 2017 few weeks ago. There were some different views on that contest. Viewers looked more intrested at sing a song contest than other contest such as speech contest. It show that music has language which is able to be accepted by everyone.


      In the first section of his essay, Theodor Adorno addresses the difference between “popular” and “serious” music. For Adorno, the hallmark of popular music is “standardization.” It is the fact that across vastly different genres, you find the “verse-chorus-verse-chorus” pattern, and many other patterns in which “nothing fundamentally novel will be introduced.” These songs are recognizable for details like the entrance into the chorus (we call it “the hook”), rather than for the abstract whole of the song — because all of these songs are identical in abstract.
,

M. Q. Aynan

      Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesatnya, robot sudah seharusnya menjadi perhatian. Semakin lama, robot semakin mirip dengan manusia. Robot telah mampu melakukan pekerjaan dari yang sederhana hingga pekerjaan yang rumit.

      Robot berasal dari bahasa Ceko "Robota" yang berarti pekerja atau kuli yang tidak kenal lelah dan bosan. Sesuai namanya, robot tidak membutuhkan istirahat/tidur dan karbohidrat. Ketika robot telah kehabisan daya, maka cukup dengan mengisi ulang dayanya atau mengganti baterainya. Bentuk robot bermacam-macam, dari yang sederhana hingga menyerupai binatang atau manusia. Umumnya, robot terbuat dari logam. Tujuannya agar mempunyai fisik yang kuat supaya memudahkan pekerjaan manusia.
,
Melawan Hoax

M. Q. Aynan




      Media sosial telah menjadi sebuah gaya hidup di kehidupan modern. Banyak aktifitas yang telah pindah ke media sosial. Media sosial menyediakan kemudahan seperti layanan obrolan/chatting dan berita. Masyarakat sudah tidak perlu menulis surat dan membeli koran seperti dua puluh tahun lalu. Selain itu, media sosial juga menawarkan kebebasan untuk semua orang. Orang-orang bisa berbagi apa saja yang mereka inginkan seperti foto dan video.