Dalam tulisan Ketika Saya Dijadikan Moderator ada potongan begini, Kalau ngotot, apalagi dengan restu pembicara, saya lagi-lagi tidak segan untuk menguliti pertanyaanya.
Sikap seperti itu kemungkinan besar terbawa dari kebiasaan saya menerima instruksi dan menjadi instruktur dalam pelatihan. Terkadang ada saja sebagian kecil peserta yang celometan, seseorang yang banyak omong kosong, omongannya tidak relevan, tidak terampil dalam melaksanakan tugas.
Instruktur, apalagi dalam militer misalnya, akan sangat membenci peserta pelatihan yang celometan dan tidak cekatan. Tamparan adalah wajar. Akan tetapi, karena bukan di militer maka saya tidak punya kewenangan untuk menampar, jadi saya pilih untuk menguliti pertanyaannya. Kader dilatih untuk siap di belantara kehidupan dan bukan untuk berdebat, apalagi untuk hal yang tidak prinsipil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar