Setidaknya ada 3 perkumpulan mahasiswa di kampus kami yaitu ormek, UKM-UKK dan Komunitas kecuali eksekutif dan legislatif mahsiswa. Eksekutif dan legislatif mahasiswa dikecuaikan karena mirip dengan lembaga pemerintahan. Dalam 4 tahun pengamatan saya, saya menemukan bahwa ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan, antara lain :
1. Ormek :
Ormek itu punya kelebihan yaitu besar, besar kebutuhan dana, besar jumlah anggota, kader dan alumninya, besar lingkup distribusi personelnya. Akan tetapi, kebesarannya itulah yang menjadi kelemahannya yaitu lambat kemajuannya.
Itulah yang membuat pimpinan umum perlu sering turun tangan memainkan peran sebagai 'hampir pimpinan segala sesuatu' untuk menambah daya proses seluruh personel.
2. UKM-UKK:
Dibandingkan Ormek, UKM-UKK lebih kecil namun masih terbilang cukup besar. Akan tetapi kemajuannya masih kurang cepat daripada yang diharapkan karena banyak pertimbangan seperti keterbatasan dana dan terbentur prosedur administrasi.
Karenanya, komunitas yang mau menjadikan dirinya menjadi UKM-UKK hendaknya memperhatikan matang-matang kalau mau menjadi UKM-UKK.
3. Komunitas:
Komunitas secara jumlah bisa lebih kecil dari kedua sebelumnya dan geraknya bisa lebih cepat dikarenakan tidak memiliki pedoman organisasi mengikat dan ketat yang mengatur urusan rumah tangganya.
Karenanya, siapapun bisa mendirikan komunitas. Akan tetapi, justru keterbukaan kesempatan itu membuat sebuah komunitas yang baru saja berdiri sudah terlambat karena lahir komunitas yang lebih baru. Ketika muncul komunitas yang lebih baru, komunitas yang lama bisa mati, tidak ada penerusnya.
Yang terpenting, ketiga elemen penting kampus ini sama2 mengajarkan hal baik dan bermanfaat bagi kader-kadernya yang sesuai dengan takaran dan porsi masing2 elemen. Begitulah kira2 kesimpulannya
BalasHapus