Tentang mawar, dirimu pernah bilang,
Biar mawar tak menebarkan harumnya sekalipun, tidak akan membatalkannya menjadi bunga. Let it be forgotten, as a flower is forgotten, Forgotten as a fire that once was singing gold, Let it be forgotten for ever and ever, Time is a kind friend, he will make us old.
Kata paling kunci dari ungkapan tersebut adalah "mawar", yang merupakan representasi abstrak, mewakili seluruh struktur kata, baris, dan baitnya. Ia adalah representasi abstrak dari sekian memori, yang indah, harum, berkilau, dan bersinar. Setelahnya, ada "dilupakan/terlupakan" empat kali, terjadi pengulangan. Mawar yang terlupakan berkali-kali, digilas oleh sang kala.
Lebih dari itu, "mawar" dapat mewakili, tidak hanya kepada sesuatu yang indah dan harum, tetapi juga dapat memiliki makna simbolik yang lebih dalam. Mewakili sesuatu yang indah, mawar dapat menggambarkan keindahan yang tidak ternilai harganya, Priceless, Mas, tetapi juga dapat menggambarkan sesuatu yang sifatnya sementara dan mudah hilang, seperti keindahan kasat mata yang hanya bertahan sementara.
Pengulangan beberapa kata di situ juga dapat dimaknai bahwa mawar sebagai representasi abstrak tersebut tidak perlu dipentingkan, dipertahankan untuk terus diingat, tetapi pada akhirnya mesti dilupakan meskipun tidak (lagi) menebarkan harumnya. Kekuatan sang kala seringkali, bahkan hampir selalu, lebih kuat, daripada ingatan manusia yang fana, yang usianya lebih pendek daripada sang kala itu sendiri.
Ya, Mas, keindahan tidak selalu harus diperjuangkan sampai batas, atau diakui oleh orang lain untuk tetap ada, atau bahwa keindahan memori sifatnya memang sementara dan mudah hilang, mudah terganti, seperti kecantikan atau ketampanan paras wajah dan bentuk fisik, yang hanya bertahan sementara.
Memang, Mas, dalam titik tertentu di lini masa perjalanan manusia, kita tidak perlu terlalu memikirkan sesuatu yang sifatnya sementara dan mudah hilang, seperti keindahan material dan memorial temporer yang hanya bertahan sementara. Kita harus menerima bahwa keindahan tersebut, pada saatnya nanti, akan hilang dan dilupakan, selamanya. Se....la....ma....nya......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar