Tidak sedikit orang yang diminta untuk menjadi narasumber atau untuk permohonan dana merasa bahwa anggota panitia yang bertugas, biasanya di bagian humas, dianggap kurang sopan, dianggap kurang etis.
Kejadian seperti ini sering terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang etika berkomunikasi. Ditambah juga narasi tentang pentingnya memperluas jejaring namun sayangnya tidak diimbangi keinginan membangun hubungan yang sama-sama memberi manfaat bagi kedua pihak.
Sehingga yang terjadi adalah terlalu sering melakukan jejaring, tapi tidak memanusiakan hubungan yang ingin dibangun. Kalau istilahnya itu langsung nodong, langsung nembak, tanpa membangun emosional dulu. Perlu dipertimbangkan apakah manfaat yang dirasakan itu timbal balik atau tidak, sebab hubungan seseorang itu bukan cuma soal ia sendiri, melainkan juga tentang orang lain.
Beberapa kiat dalam menghubungi seseorang untuk menjadi narasumber atau mengajukan permohonan dana, antara lain
1. Dahulukan dan utamakan sopan santun, paling tidak dengan cara salam dulu, terus tau diri, tau posisi, serta perhatikan tempat, saluran, waktu.
2. Perkenalan dasar, seperti memperkenalkan diri seperti nama dan sebagai apa. Pastikan juga jenis kelamin yang dihubungi apakah laki-laki atau perempuan. Jangan sampai memanggil Mas atau Pak kepada perempuan atau memanggil Mbak atau Bu kepada laki-laki. Jika orang yang dihubungi masih muda, bisa menggunakan kata yang netral gender seperti Kak.
3. Berusahalah membuka obrolanr ingan yang menarik minat beliau atau tentang kegiatan sehari-hari. Bisa sebelumnya sambil dicari di akun media sosial tentang apa yang menjadi minat atau kegiatan sehari-harinya.
4. Cari tau atau tanyakan lebih suka dihubungi lewat apa, apakah telepon, pesan teks, DM, atau lainnya. Kalau sekiranya lebih suka dihubungi lewat pesan teks, dan ternyata malah ditelepon, bisa menimbulkan rasa malas untuk menanggapi.
5. Persiapkan dengan baik, minimal dengan mengetahui dan memahami dengan baik acara yang diadakan, seperti tema acara, tujuannya, materinya, dll.
Anda sopan, kami segan. Saya menulis tulisan ini bukan berarti lebih mahir, hanya berbagi saran. Tulisan ini utamanya ditujukan untuk diri saya sendiri dan panitia pelaksana kegiatan yang masih pemula dalam berproses di organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar