---Di mana pun adalah ruang kelas---

Selasa, 16 Juni 2020

Seni Memacari tanpa Menikahi Menurut Tiga Sekomplotan

Beberapa menit yang lalu, saya baru saja mengobrol dengan tiga orang yang punya pengalaman dalam hubungan interpersonal istimewa antar lawan jenis. Saya tidak berpengalaman, makanya saya hanya mendengar dan mencatat. Dan, mereka bertiga kebetulan laki-laki.

Jadi, persamaan dan penghubung antara mereka adalah memacari perempuan tanpa ada sedikit kemauan untuk menikahi. Saya tanya, bukankah seseorang lebih suka yang pasti, dijawab, iya di lidah tapi kenyataannya banyak kok yang bisa jadi objek seni, ya seni itu tadi.

Karena saya tidak berpengalaman langsung, saya kurang menyerap penjelasan mereka secara utuh. Saya hanya ingat sedikit, dan saya rangkum. Seni memacari tanpa menikahi menurut meteka, antara lain:


Mereka Tidak Memiliki Kesibukan Nyata Selain Rayuan atau Penampilan mereka. Kalau seseorang lebih sibuk dengan aktivitas dan pekerjaan, tidak terlalu sempat untuk memperhatikan rayuan atau bahkan cuek dengan penampilan. Sebaliknya, jika tidak ada kesibukan, rayuan sudah ditata dan penampilan bisa dipersiapkan bermenit-menit.

Mereka Memiliki Kisah yang Luar Biasa
Entah itu diceritakan sendiri atau teman sekomplotannya yang menceritakan. Kisahnya bisa betul tapi dilebih-lebihkan atau tidak seratus persen benar terjadi.

Mereka Hanya Memberi saran yang sama pada masalah yang berbeda.
Kalimat yang digunakan juga biasanya klise.

Mereka Mencitrakan bahwa punya kematangan.
Biasanya menonjolkan umur. Bila perlu, berfoto dengan orang penting.

Mereka Mencitrakan bahwa punya kendaraan mahal
Kendaraan mahal tidak harus mobil. Kalau biasanya motor yang dikendarai orang lain seharga delapan juta, mereka akan mengendarai motor seharga dua puluh juta.

Mereka Mencitrakan bahwa punya barang mahal yang banyak
Entah itu jam tangan, ponsel, atau barang lainnya.

Mereka Mencitrakan bahwa mengerjakan lebih dari 1 aktivitas
Kalau di depan target, ada saja yang mau dilakukan. Contohnya, menyapu sambil menghafal. Pokoknya mengerjakan lebih dari satu aktivitas secara bersamaan.

Mereka Mencitrakan bahwa sering melakukan perjalanan
Bisa melalui foto di media sosial atau verbal seperti menyatakan bahwa baru datang dari satu tempat atau mau ke satu tempat, terutama tempat wisata.

Mereka  Mencitrakan bahwa hari ini menghabiskan banyak uang
Entah mentraktir makan banyak orang atau mentraktir rokok. Masalahnya, tidak ada sisa untuk tabungan atau perencanaan keuangan masa depan.

Mereka punya target cadangan
Jadi tidak hanya mentarget satu orang saja.

Selain itu, mereka kalau ditanya kapan mau lebih serius, selalu saja ngeles. Entah memberi alasan atau mengalihkan pembicaraan. 


Mereka tidak bekerja sendiri melainkan dengan anggota komplotan lain yang dapat mendukung merekadmereka mengatakan hal-hal indah tentang Anda. Kekuatan dalam keroyokan

Terdapat juga kepura-puraan bahwa mereka orang yang paling berjasa bagi beberapa orang meskipun mereka belum pernah benar-benar melatih siapa pun dalam hidup mereka. Hanya bisa klaim

1 komentar:

  1. hasil analisa secara umum saya terhadap fenomena pacaran, dimana wanita cantik menjadi sebuah objek(Dalam maksud lain) klasifikasi wanita cantik dalam berpacaran menurut pria terdapat 2 kriteria. pertama, wanita cantik menjadi pacar.
    kedua, wanita cantik menjadi istri.

    BalasHapus