17 April, Hari Peringatan "Mengurangi Interaksi dengan Orang-orang Obral Janji, Memperbanyak Interaksi dengan Orang-orang Langsung Pembuktian"
Interaksi sosial dengan orang-orang di sekitar kita merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang kita dapat mengalami situasi di mana kita harus berurusan dengan orang-orang yang dan suka obral janji.
"Nanti kamu le'"
PREEEEEETTTTT LAH
Mending makan bukti tahu-tempe daripada nunggu obralan janji daging!
Orang-orang yang suka obral janji cenderung menawarkan janji-janji besar tanpa tindakan nyata untuk mengikuti janji tersebut. Mereka mungkin berbicara tentang rencana besar untuk masa depan, tetapi mereka tidak melakukan tindakan konkret untuk mewujudkan rencana tersebut.
Roadmap-nya tidak jelas,
Apalagi action plan-nya
Lebih abstrak daripada filsafat-nya Heidegger!
Fikir-nya tumpul,
Dzikir-nya bolong,
Amalnya jarang sholeh,
Janjinya numpuk
Kita perlu menghindari tipe orang seperti ini karena bisa saja kita menjadi korban dari janji-janji palsu yang mereka tawarkan. Sebaliknya, kita perlu berinteraksi dengan orang-orang yang memberdayakan dan memberikan bukti konkret atas apa yang mereka katakan.
Ketika kita berinteraksi dengan orang-orang yang memberdayakan dan memberikan bukti konkret atas apa yang mereka katakan, hubungan yang terjalin menjadi lebih berkualitas dan saling menguntungkan.
Ya iyalah saling menguntungkan, kedua belah pihak, masa' cuma salah satu pihak saja yang untung, atau malah salah satu ada yang dirugikan.
Ketika kita berinteraksi dengan orang-orang yang memberdayakan dan memberikan bukti konkret atas apa yang mereka katakan, kita akan terinspirasi dan termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja kita.
Memperbanyak interaksi dengan orang-orang yang memberdayakan dan memberikan bukti konkret atas apa yang mereka katakan akan membuat kita merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri.
BANZAI!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar