X dan Y: Flashback
Beberapa bulan telah berlalu sejak hilangnya X. Y masih teringat dan merindukan sosok X yang teguh dan baik hati. Namun, ia mulai memahami bahwa hidup harus terus berlanjut dan dia harus mencoba untuk bangkit kembali.
Setelah kejadian yang menyedihkan tersebut, Y mulai menyadari betapa pentingnya persahabatan dan hubungan yang sehat. Ia berusaha untuk mendekatkan diri pada teman-temannya dan memperbaiki hubungan yang pernah retak.
Salah satu teman dekat Y adalah Z. Mereka telah berteman sejak masa kecil dan selalu saling mendukung satu sama lain. Namun, beberapa waktu yang lalu, mereka sempat memiliki perdebatan yang cukup serius.
Saat itu, Y merasa bahwa Z tidak mendukungnya dan bahkan mengabaikannya. Y merasa sangat terluka dan merasa bahwa hubungannya dengan Z mereka tidak lagi seperti sebelumnya.
Namun, setelah kejadian dengan X, Y mulai memikirkan kembali tentang persahabatan mereka. Ia merasa bahwa dia harus memperbaiki hubungan mereka dan membicarakan apa yang terjadi.
"Terkadang aku merasa bersalah karena tidak mendengarkan peringatannya dengan serius," kata Y dengan suara lembut.
"X seringkali memberitahuku tentang pentingnya menjaga hubungan pertemanan yang sehat dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan," lamun Y.
Tiba-tiba, X mengangetkan Y dari belakang.
"Ndak perlu ngomong-ngomong formal begitu, Y. Biasanya kan saya yang ngomongnya baku. Kok sekarang malah kamu yang begitu," kata X dengan senyum ramah.
"Iya juga ya, hehehehe, kadang-kadang aku bisa formal juga. Ketularan kamu, sih" kata Y sambil tertawa.
"Jadi, gimana?" tanya X.
"Gimana apanya?" Y kebingungan.
"Itu, si Z."
"Oh, soal itu, kapan-kapan deh aku ceritain ke kamu"
"Iya sudah"
Mereka berdua kemudian bercanda dan tertawa bersama, merasa lega dan bahagia karena mereka bisa bertemu kembali seperti sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar