---Di mana pun adalah ruang kelas---

Minggu, 28 Agustus 2022

Behind The Scene: Kiai Masyhur dan Kiai Mastur

 

Saya sempat bertanya-tanya, gimana ceritanya, kok bisa, kiai pengasuh pesantren (kiai masyhur) itu terlihat lebih sukses, terlihat lebih berhasil, daripada beberapa orang lainnya. Padahal, dalam pengamatan saya, ibadahnya seperti sholat berjamaah atau ritual ibadah lainnya, wiridnya, tirakatnya, tidak jauh berbeda dengan beberapa orang tersebut.


Yang jadi pertanyaan, kira-kira apa rahasianya?


Ketika saya sering diajak Bapak saya berkunjung ke beberapa guru spiritual yang tinggal di Kabupaten kelahiran saya, Bondowoso, saya jadi dapat insight


Ternyata pengasuh pesantren itu, tidak hanya kiai yang dikenal oleh masyarakat umum (saya istilahkan kiai masyhur), tetapi juga ada kiai yang mengasuh pesantren dari balik layar (saya istilahkan kiai mastur).


Kalau kiai masyhur itu, kegiatannya seperti ngimami sholat berjamaah, ngajar Kitab Salaf/kitab kuning, diundang ceramah, dst.


Sedangkan kiai mastur ini, kegiatannya, yang tampak di mata, "hanya" menerima tamu. Nah, ketika malam, bahkan bisa jadi sejak waktu Maghrib sampai waktu Dluha, yang mungkin sering tidak tampak oleh mata masyarakat, beliau-beliau, istiqomah wirid, tirakat. 


Para Kiai yang saya sebut kiai mastur ini, yang dari belakang layar, mendukung, menyokong, menopang, para kiai masyhur, secara spiritual.


Biasanya para kiai mastur itu masih ada hubungan keluarga, atau masih satu nasab, dengan para kiai masyhur. Biasanya lagi, para kiai mastur itu tinggal di dekat pesantren yang diasuh oleh Kiai Masyhur. Kalaupun tidak tinggal di dekat pesantren, beliau-beliau biasanya tinggal di lokasi yang agak jauh dari pesantren, tetapi masih satu kecamatan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar