Aku menyesal,
Mengapa tidak bersamamu lebih awal
Sesalku tak terkira, tiada terperi
Waktu berjalan lambat, terasa tak berarti
Aku seakan tak sanggup menahan rasa sesal ini
Dalam pilu ini, hati meronta meratapi
Cinta yang terlambat datang, tak terganti
Sepi menyergap, resah menggelayutkan diri
Aku menyesal,
Mengapa tidak bersamamu lebih awal
Ku ucapkan dalam bisu, dalam diamku yang terhanyut
Mungkin kau takkan pernah tahu tentang getar jiwaku yang terbakar
Atas masa lalu, atas ketiadaanmu yang dulu terasa begitu nyata
Kenapa tak bersamamu lebih awal, aku bertanya dalam sendu
Seandainya waktu berpihak pada kita sejak lama
Mungkin pilu tak mendera, dan cinta tak hanyut terbawa arus
Aku menyesal,
Mengapa tidak bersamamu lebih awal
Namun, kali ini kau dan aku berpaut di sini
Sepenuh hati merasakan getar-getar takdir menyatu
Mungkin tak ada jawaban pasti mengapa baru saat ini
Hanya pelukan hangat yang mengusir keraguan dan ragu
Kita takkan melihat ke belakang dengan penyesalan
Kini, yang ada hanyalah kita di sini, dalam kisah yang terus terurai
Mengapa tidak bersamamu lebih awal, mungkin rahasia Tuhan semesta
Namun, hadirmu sekarang, itu yang penting, kita bersama dalam ruang waktu yang berdampingan
Aku menyesal,
Mengapa tidak bersamamu lebih awal
Aku
menyesal,
Mengapa
tidak
bersamamu
lebih
awal
Tapi tak apa
Tidak apa-apa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar